Tumor Otak

Otak adalah organ vital dan sangat kompleks, di mana setiap bagiannya memiliki fungsi yang berbeda dalam sistem saraf. Otak terdiri dari miliaran sel yang saling berkomunikasi untuk mengoordinasikan pikiran, gerakan, dan fungsi tubuh.

Pertumbuhan sel abnormal di otak disebut tumor otak. Tumor otak dapat berkembang di bagian mana pun dari otak atau tengkorak, termasuk kelenjar pituitari, dasar tengkorak, selaput pelindung otak, batang otak, dan area lainnya.


Apa saja tingkat dan jenis tumor otak?

Tumor otak diklasifikasikan berdasarkan kecepatan pertumbuhan dan kemungkinan kambuh:

  • Derajat rendah: Derajat 1 dan 2 bersifat jinak (non-kanker)
  • Derajat tinggi: Derajat 3 dan 4 bersifat ganas (kanker)

Tumor otak primer berasal langsung dari otak.

Tumor otak sekunder atau metastatik berasal dari bagian tubuh lain dan menyebar ke otak.

Jenis kanker yang sering menyebar ke otak meliputi:


Penyebab dan faktor risiko tumor otak

Sebagian besar tumor otak tidak diketahui penyebabnya, namun faktor berikut dapat meningkatkan risiko:

  • Usia: Dapat terjadi pada semua usia, namun lebih umum pada lansia (85–89 tahun)
  • Paparan radiasi: Paparan radioterapi, sinar-X, atau CT scan kepala
  • Faktor genetik atau riwayat keluarga: Seperti Neurofibromatosis dan Sindrom Turner

Tanda dan gejala tumor otak

Gejala bervariasi tergantung jenis, ukuran, lokasi, dan tingkat tumor:

  • Sakit kepala berat
  • Kejang
  • Kebingungan dan gangguan ingatan
  • Mati rasa, lemah, atau kelumpuhan
  • Mual dan muntah tanpa sebab
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian
  • Kelelahan
  • Gangguan keseimbangan dan pusing
  • Perubahan bicara
  • Gangguan penglihatan

Gejala berdasarkan lokasi tumor

Different parts of the brain are responsible for various functions. The following are some of the common symptoms seen in different parts of the brain. The symptoms of a brain tumour will vary depending on the type, grade, size, and location of the tumour.

1. Lobus frontal – kepribadian dan gerakan
  • Lemah satu sisi tubuh, perubahan perilaku
2. Lobus temporal – memori dan pendengaran
  • Gangguan pendengaran, hilang memori jangka pendek
3. Lobus parietal – pemrosesan informasi
  • Kesulitan membaca, menulis, dan berbicara
4. Lobus oksipital – penglihatan
  • Perubahan penglihatan
5. Serebelum – keseimbangan
  • Pusing, gangguan koordinasi
6. Kelenjar pituitari – hormon
  • Infertilitas, diabetes, hipertensi, kenaikan berat badan
7. Batang otak – fungsi vital
  • Penglihatan ganda, sulit menelan dan berbicara
8. Sumsum tulang belakang
  • Kehilangan kontrol buang air, mati rasa
9. Kelenjar pineal
  • Sakit kepala, kelelahan, sulit berjalan

Bagaimana tumor otak didiagnosis?

Dokter akan melakukan pemeriksaan neurologis dan tes darah. Pemeriksaan lanjutan meliputi:

  • MRI
  • CT scan
  • Biopsi
  • Pungsi lumbal

Pelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis prosedur skrining dan diagnostik yang dilakukan untuk mendiagnosis tumor otak.


Bagaimana tumor otak diobati?

Pengobatan tergantung pada lokasi, ukuran, jenis tumor, dan kondisi pasien:

  • Operasi
  • Kemoterapi
  • Radioterapi (termasuk Gamma Knife)
  • Perawatan paliatif

Pelajari lebih lanjut tentang berbagai jenis teknologi pengobatan untuk mengobati tumor otak.


Pencegahan dan pengurangan risiko

Tidak ada metode pencegahan yang terbukti, namun gaya hidup sehat dan tidak merokok dapat membantu menurunkan risiko.


Apakah perlu skrining tumor otak?

Saat ini tidak tersedia skrining rutin. Konseling genetik dapat dipertimbangkan jika ada riwayat keluarga.


Buat janji temu di Rumah Sakit Pantai

Deteksi dini memudahkan pengobatan yang efektif. Tim multidisiplin di Rumah Sakit Pantai siap membantu dari diagnosis hingga perawatan.

Hubungi kami untuk membuat janji temu hari ini.

Rumah Sakit Pantai telah terakreditasi oleh Malaysian Society for Quality in Health (MSQH).

Loading...
Thank you for your patience
Click to know more!
aad blue heart